05 Sept 2010
    
 
Menu    >> Home  >> >> Tips_2 
Agenda

 

Polling

 


<26/08/08>

ADAB-ADAB KETIKA BERPUASA


1. Menjaga anggota lahir seperti mulut daripada mengumpat, mencaci dan segala perkataan yang kotor.
2. Mengurangkan pengambilan makanan dan minuman ketika berbuka dan bersahur.
3. Menjauhi tidur berlebihan di siang harinya.
4. Mengawal hati dan akal fikiran dari memikirkan keinginan yang tidak membawa faedah dan tidak disukai Allah.
5. Berharap agar segala ibadah yang dilakukan sepanjang bulan itu diterima Allah.

 

<20/08/08>

BERSIN DALAM ISLAM


Hadis : “Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan benci terhadap menguap, maka apabila ia bersin hendaklah ia memuji Allah (dengan mengucapkan Alhamdulillah). Dan merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mendengar untuk mendoakannya… (HR Al Bukhari).


Bersin itu disukai karena dapat menyehatkan badan dan menghilangkan keinginan untuk selalu mengenyangkan perut serta dapat membangkitkan semangat dalam beribadah.


Tips Bersin dalam Islam

1.Merendahkan suara saat bersin
Hadist: “Adalah nabi jika bersin, maka beliau  menutup wajahnya dengan tangan atau bajunya sambil merendahkan suaranya (HR Ahmad)
Dari segi kesehatan jika suara dikeraskan akan membahayakan kepala dan saluran peredaran di dalam tubuhnya.

2. Memuji Allah dengan mengucapkan Alhamdulillah

3. Menutup mulut dan wajah ketika bersin
Seperti hadist yang di atas.

4.Tidak memalingkan leher ketika bersin
Sebaiknya seorang tidak menekukkan leher saat bersin yakni tidak memalingkan wajah ke kanan maupun  ke kiri. Hal ini agar tidak membahayakan kesehatan. Meskipun sikap ini dilakukan dengan alasan untuk menghindari orang yang ada disampingnya namun ini bukan solusi tepat jika dengan cara itu bahkan terkadang hal ini tidak menjamin bahwasanya tidak mengenai orang disampingnya.

 


<15/08/08>

Hal Ruhaniah yang Memudahkan Kita Bangun Malam

1. Selalu meningkatkan keimanan dengan banyak beramal shaleh
2. Membersihkan hati dari dengki hingga hati yang bersih akan tulus dalam beramal dan tergerak untuk selalu mengingat Allah.
3. Selalu menanamkan ketakutan dalam hati dengan mengingat ketakutan dahsyat di akhirat dan tingkatan-tingkatan Neraka Jahannam, tidak akan tidur nyenyak, selalu waspada.
4. Selalu mengingatkan keutamaan shalat malam. Membaca ayat-ayat Al Quran, hadis-hadis  dan orang –  orang shaleh akan menggerakkan kita untuk melakukannya.
5. Mengingat kenikmatan dalam bermunajat di hadapan Allah. Shalat malam mendatangkan kenikmatan dalam hati dan ketenangan dalam jiwa.
6. Tidak sering berangan-angan. Sabda Nabi; “Jadilah seperti orang asing di dunia ini atau orang yang numpang lewat” (HR Al Bukhari)
7. Membayangkan tidur di dalam  kubur yang sempit dan gelap mendorong  melakukan shalat malam. Imam Al Bukhari ra berkata: “Raihlah keutamaan ruku’ dalam kesenggangan. Mungkin  saja ajalmu datang tanpa disangka. Banyak orang sehat mati tanpa sakit dahulu. Napasnya terhenti secara tiba-tiba.”
8. Mengingat-ingat akhirat, kematian dan kehidupan setelah mati.

<10/08/08>

Kiat Praktis agar Mudah Bangun Tahajud

1. Menghindari kemaksiatan.Kemaksiatan dapat menyebabkan kekerasan hati dan menghalangi limpahan rahmat Ilahi.

2. Menghindari kemewahan di tempat tidur. Rasulullah berpesan kepada Mu’az bin Jabal, ”Waspadalah terhadap kemewahan karena hamba-hamba Allah bukanlah orang-orang yang mencari kemewahan.”

3. Menghindari pandangan dan pembicaraan yang tidak perlu

4. Memakan makanan halal dan menghindari makanan haram

5.Tidak perlu banyak makan

6. Berdoa sebelum tidur agar terbebas dari belenggu setan

7. Banyak berzikir kepada Allah

8. Tidur tidak terlalu malam

9. Membiasakan tidur siang sebentar. Rasulullah bersabda,”Tidurlah sebentar pada siang hari karena setan tidak melakukannya.” (HR. Abu Na’im). Tidur sebentar dapat menenteramkan hati dan mengembalikan kebugaran. Para peneliti meuyimpulkan bahwa waktu tidur ringan itu tidak boleh kurang dari 30 menit dan tidak lebih dari 90 menit. Jika kurang atau lebih dari masa itu, faedahnya berkurang..

 

 <01/08/08>

KETERIKATAN SEORANG MUSLIM DENGAN AL ISLAM

1. Iman yaitu meyakini Islam (keyakinan dalam hati dibuktikan dengan pernyatan lidah, diwujudkan dalam amal perbuatan)
2. Amal yaitu melaksanakan Islam
3. Ilmu yaitu mempelajari Islam
4. Da’wah/jihad yaitu menyebar luaskan dan membela Islam
5. Sabar yaitu tabah dalam ber Islam (Surat al 'Asr)
 

<16/07/08>

TIPS MENCEGAH DAN MENYEMBUHKAN SIFAT BAKHIL


1. Harus dengan kesadaran, tentang bahaya bakhil dari satu lagi dan kesadaran akan keberuntungannya berlaku dermawan dari segi yang lain.


2. Apabila kesadaran tumbuh, maka harus dibarengi dengan tobat, kembali kepada Allah dan memohon ampun atas segala kealpaan di masa yang lalu.


3. Tetapi tidak cukup hanya sekedar mengucapkan kalimat tobat dan istigfar, melainkan harus dibarengi dengan pembuktian amal kebajikan dengan jalan mengerjakan perkerjaan yang berlawanan dengan sikap bakhil tersebut, dengan terus melatih diri berlaku dermawan abik dalam harta, ilmu maupun tenaga.


4. Bila sikap dermawan ini mulai mekar dalam peribadi , maka hal itu berarti suatu gejala terlepasnya sikap bakhil, keadaan  mana harus dibina terus dengan jalan banyak belajar dan berusaha mengetahui akibat-akibat buruk daripada sifat bakhil dan keuntungan berlaku dermawan.


5. Jaminan keberuntungan orang yang terlepas dari penyakit bakhil, dikemukakan Allah dalam Al-Quran:

“Dan barangsiapa yang terpelihara dari kekikiran dirinya, maka merekalah oran-orang yang beruntung.” ((Surah Al-Hasyr: 9)

<08/07/08>

ADAB-ADAB SEBAGAI SAKSI DALAM ISLAM


1. Berlaku jujur dan suci
2. Berpegang kepada petunjuk-petunjuk agama
3. Jangan berkhianat
4. Bersikap hati-hati dalam memberikan kesaksian-kesaksiannya
5. Mengingat segala sesuatu jangan sampai lupa

<03/07/08>

ADAB-ADAB BERBUAT JASA

1. Memulai sebelum diminta
2. Segera menunaikan janji yang telah diperbuat
3. Tetap menghormati orang yang diberikan jasa itu pada waktu memberikannya
4. Hendaklah menyembunyikan pemberian jasa itu setelah diterimanya
5. Janganlah selalu dibangga-banggakan dan disebut-sebut
6. Berusaha bahwa jasa itu selalu dapat dilakukan
7. Jangan kiranya putus dengan sekali pemberian itu saja
8. Mengharapkan balasan daripada Tuhan

 

<24/06/08>

ADAB TIDUR

1. Bersuci sebelum tidur
2. Tidur di atas sisi kanan
3. Berdoa Sebelum Tidur
4. Berzikir untuk Allah Yang Maha Luhur hingga tertidur
5. Berdoa di kala bangun
6. Dan memuji Allah swt

<19/06/08>

ADAB MINUM


1. Sebelum minum terlebih dulu memeriksa tempat air dan membaca basmalah
2. Membaca hamdalah sesudah minum
3. Meminumnya dengan meneguk sedemikian rupa tidak sekaligus
4. Pada waktu minum bernafas tiga kali di luar gelas diikuti dengan memuji Allah swt.
5. Tidak minum sambil berdiri
6. Menawari orang-orang di sekitarnya jika memang ada orang lain


<12/06/08>

ASAS BERBAKTI SETELAH IBU-BAPA WAFAT

1. Tunaikan janji dan wasiat Ibu-Bapak

2. Doakan dan mohonkan ampun untuk Ibu-Bapak

3. Peliharalah hubungan Persaudaraan  dengan Sahabat Ibu-Bapak

4. Shadaqah untuk Ibu-Bapak

5. Hajikan Ibu-Bapak

6. Bergegaslah melakukan amal shalih demi menyenangkan Orang tua

7. Ziarahi kubur Ibu-Bapak

8. Laksanakan Nadzar Ibu-Bapak (yang belum kesampaian  karena meninggal)

 

<05/06/08>

BERSEDEKAH YANG BAIK


1. Bersedekah sebelum diminta
2. Bersedekah secara sirri ( rahasia)
3. Merahasiakan sedekah yang telah dilakukannya
4. Berlaku kasih sayang terhadap para peminta-minta
5. Tidak mendahului mereka dengan cara menolak
6. Tidak berlaku bakhil
7. Memberikan apa yang mereka minta atau menolak secara halus sebab bersedekah selalu dirintangi oleh iblis yang membisikkan bahwa peminta itu tidaklah berhak menerima sebagian dari kekayaan. Karenanya, jangan menarik kembali kenikmatan yang telah diberikan Allah swt. kepada si peminta tersebut, sedangkan si peminta itu sendiri sebenarnya adalah orang yang berhak menerimanya.

 

 


<28/05/08>

HAL-HAL YANG MEMBANTU DALAM MENJAGA WAKTU

 

1. Merasa diri selalu diawasi Allah (muraqabah) dan takut kepada-Nya

2. Pengetahuan mengaenai waktu-waktu dan tempat-tempat yang utama dan pemanfaatannya dengan apa-apa yang berguna di sisi Allah

3. Memiliki kesadaran terhadap kewajiban dan peran dalam masyarakat

4. Memilih teman yang baik

“Wahai Rasulullah teman bagaimanakah yang baik itu? Rasulullah saw. Menjawab,”Yaitu dengan melihatnya kamu menjadi ingat kepada Allah, ucapannya menjadikan amal kamu bertambah, dan amal perbuatannya mengingatkan kamu akan akhirat.” (Hadist shahih)

 


<21/05/08>

CARA BERSYUKUR

 

 1.Syukur dalam hati. Mengakui dan menyadari dalam hati bahwa nikmat yang dirasakan itu adalah, semata-mata rahmat dan karunia Ilahi.  Menjadikan nikmat itu demikian terkesan di hati, mengakui kasih saying Tuhandan berbisiklah puja dan puji kepada Dia yangberitu baik kepada hambanya.

 “Tuhanmu lebih tahu apa yang ada dalam jiwamu, jika kamu orang-orang baik. Sesungguhnya Dia Pengampun bagi orang –orang yang bertaubat.  ( Surah Al-Isra: 26)

  2. Syukur dengan lisan. Apa yag bernada dalam qalbu itu dipancarkan keluar dengan kalimat “tahmid” pada lisan yakni dengan ucapan “Alhamdulillah” (segala puji bagi Allah)

 “Katakanlah: Sekalian puji kepunyaan Allah.”    (Surah Al Isra:111)

  3. Syukur dengan amal perbuatan. Ialah denganjalan menempatkan nikmat pada tempat yang diredhai oleh Allah dan menyalurkan pada jalan yang digariskanNya.

 “Maka adapun nikmat Tuhanmu itu hendaklah engkau dermakan.”  (Surah Adl-Dluha:11)

<05/05/2008>

ADAB MENGUNJUNGI ORANG SAKIT

1. Waktu Kunjungan
Suatu hal yang penting memperhatikan jam-jam kunjungan yang ditetapkan rumah sakit atau kebiasaan masyarakat (tidak berkunjung ketika si sakit di duga sedang tidur atau istirahat)

Dianjurkan untuk tidak berlama-lama. Sahabat Nabi Saw, Ibnu Abbas menginformasikan bahwa "Merupakan sunnah mempersingkat kunjungan dan menghindarkan suara keras/ ribut ketika berkunjung."

2. Cara Kunjungan
Anjuran penjenguk memperlihatkan dirinya kepada si sakit dan menanyakan keadaannya. Bila tidak memungkinkan kunjungan terbatas tanpa melihat keadaannya, tetapi cukup bertemu keluarganya sambil berdoa untuk si sakit

3. Sikap dan Ucapan
Sikap dan ucapan yang ditampilkan oleh penjenguk harus diupayakan agar melahirkan ketenangan, mencerminkan optimisme, dan menanamkan harapan indah bagi si sakit dan keluarganya

 

  <01/05/08>

TIGA PERKARA YANG MEMBUAHKAN MANISNYA IMAN

1. Mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi yang lain-lain
2. Mencintai orang lain semata-mata karena Allah
3. Benci menjadi kafir kembali setelah Allah melepaskannya dari kekafiran itu,     sebagaimana bencinya akan dilempar ke neraka.” (HR. Bukhari & Muslim)